Teknik Dasar Fotografi


Cari Kamera Lain Disini!

1. Depth of Field a.k.a. DOF

Spoiler for DOF:
Depth of field atau sering disingkat menjadi DOF merupakan salah satu teknik fotgrafi yang paling dasar. Setiap foto memiliki kedalaman ( depth ) yang terbagi atas foreground ( depan ) dan background ( belakang ). Fokus pada lensa kamera dapat dikendalikan atau diarahkan pada objek tertentu. Pengendalian Depth of Field berguna untuk membatasi fokus pada foto dan lebih memberi kesan hidup pada foto.
Contoh berikut menunjukan DOF pendek dengan fokus pada foreground:

Spoiler for foto 1:

Contoh berikut menunjukan DOF pendek dengan fokus pada background:

Spoiler for foto 2:

Contoh berikut menunjukan foto DOF panjang / dalam, dengan fokus pada foreground dan background.

Spoiler for foto 3:

Berikut contoh perbandingan hasil foto pada panjang fokal lensa dan diafragma yang berbeda:

Spoiler for tabel perbandingan:

2. Freeze

Spoiler for Freeze:

Setelah memahami DOF yang berkaitan dengan aperture, kali ini akan dijelaskan tentang freeze, dimana sangat berkaitan erat dengan shutter speed. Foto freeze bertujuan untuk mengabadikan suatu moment dengan gerakan cepat sehingga dapat tertangkap oleh kamera sebagai gambar diam, seperti foto tetesan air, ledakan, atau foto ketika orang sedang melompat dan lain sebagainya. Yang paling utama dalam mendapatkan foto freeze adalah mengatur shutter speed secepat mungkin ( misal 1/500 detik, 1/1000 detik, hingga 1/8000 detik ). Karena tuntutan shutter speed yang cepat, maka tentunya cahaya yang dibutuhkan sangat banyak, maka dari itu biasanya foto freeze amatir lebih banyak dilakukan di ruang terbuka pada siang hari dimana cahaya matahari bersinar terang. Bukan tidak mungkin untuk memperoleh foto freeze pada malam hari atau cahaya yang minim, namun peralatan pendukung mutlak diperlukan seperti flash atau bahkan lampu studio dengan kecepatan singkronisasi yang tinggi pula.

Berikut contoh foto freeze:

Spoiler for foto 1 ( dengan flash ):

Spoiler for foto 2 ( outdoor dengan matahari ):
3. Movement

Spoiler for Movement:

Bertentangan dengan foto freeze, foto movement bertujuan memperlihatkan pergerakan objek dengan shutter speed yang rendah, sehingga pergerakan objek dapat tampak pada hasil foto. Shutter speed yang digunakan cenderung rendah agar pergerakan objek dapat terekam ( misal 1/5 detik, 1 detik, dst ), namun yang patut diperhatikan adalah kamera harus tetap dalam posisi statis agar background daripada objek tetap fokus walaupun shutter speed lambat.

Berikut contoh foto movement:

Spoiler for foto 1:
Spoiler for foto 2:
Spoiler for foto 3:
4. Panning

Spoiler for Panning:

Mirip dengan metode foto movement, namun dalam foto panning gerakan objek lebih ditampilkan melalui background yang bergerak. Prinsip dasar foto panning sama dengan foto movement, hanya saja pada saat pemotretan, kamera ikut bergerak mengimbangi gerakan objek, sehingga objek tetap fokus namun background yang dihasilkan bergerak.
Contoh foto panning:

Spoiler for foto1:

Cara foto panning:
Bidik sasaran bergerak ( pada umumnya mobil ), tekan tombol shutter 1/2 agar fokus mengunci objek, gerakan kamera mengikuti objek seketat mungkin agar objek tetap fokus, sekiranya dirasa gerakan kamera sudah mengimbangi gerakan objek, tekan tombol shutter penuh dengan kamera yang tetap bergerak mengikuti objek.

5. Bulb

Spoiler for bulb:
Foto bulb dapat diperoleh melalui mode manual dengan mengatur shutter speed pada setting paling lambat ( BULB ), dimana shutter akan terus terbuka selama tombol ditekan dan akan menutup kembali pada saat tombol dilepas. Yang patut diperhatikan pada foto bulb adalah posisi kamera yang mutlak harus statis, maka gunakanlah tripod untuk menghasilkan foto bulb.
Contoh foto bulb pada lalu lintas kota malam hari:

Spoiler for foto 1:

Contoh foto bulb dengan menggunakan senter atau sumber cahaya yang digerakkan:

Spoiler for foto 2:

Silahkan masukan email anda untuk mendapatkan artikel gratis :

Delivered by FeedBurner

Incoming search terms for the article:

TEKNIK DASAR FOTOGRAFI (36),teknik2 fotografi (18),teknik photografi (14),teknik freezing fotografi (5),mengatur bulb (3),hasil gambar teknik photografi (2),fotografi dasar d1000 (2),tutorial dasar fotografi dengan canon 550d (2),teknik foreground (2),setting lampu studio (2),trik dof pendek dengan fokus pada foreground menggunakan canon 550d (2),teknik dasar foto canon 550d (2),Teknik dasar photography (1),tehnik photografi dengan camera canon 550d (1),teknik fotografi (1),teknik foto malam canon d1100 (1),teknik foto freening dslr (1),teknik foto bulb canon eos 550d (1),teknik foto air (1),teknik blub pada canon (1),teknik dasar fotografi dslr 550d (1),tehnik depth of field pada canon (1),teknik depth of field pada canon 1100d (1),teknik dasar fotografi canon 550d (1),teknik dof eos 550d (1),tehnik depth of field (1),teknik dasar fotografi dengan canon 550d (1),teknik fotografi canon 550d (1),teknik photo dof nikon d80 (1),Teknik fotografi dasar canon 1100D (1),teknik photography 550d (1),teknik photography canon 1100d (1),teknik2 kamera (1),tombol dof canon 550d (1),tombol shutter 1/2 tidak berfungsi d1100 (1),trik panning menggunakan canon 550d (1),teknik pengaturan camera untuk makro (1),teknik pengambilan foto panning dengan kamera canon 550d (1),teknik fotografi canon1100D (1),teknik fotografi panning (1),teknik fotografi dasar pakai canon 550d (1),teknik fotografi fokus dengan camera canon 1100d (1),teknik fotografi movement (1),teknik freezing dengan kamera canon eos 550d (1),teknik lighting studio beserta contohnya (1),teknik memotret (1),tutorial dasar canon 550d (1),tehnik dasar fotografi movement (1),arti foreground dalam fotografy (1),cara potret malam hari canon 550d (1)