Cara dan Teknik Memotret Benda Kecil [Makro]

Ini merupakan tulisan tentang cara memotret benda yang ukurannya kecil. Dalam fotografi itu disebut makro photografi. Bisa menggunakan berbagai kamera, asal tahu cara menggunakan fungsinya maka pasti bisa menghasilkan pula. Benda kecil itu bisa berupa buah-buahan, hewan, atau apapun itu. Yang penting berukuran kecil.

Ada baiknya kita tahu dulu syarat-syarat yang baik waktu akan memotret benda kecil. Sebagai pengetahuan agar lebih mudah ke depannya.

Gambar di atas merupakan gambar lambang makro. Baik di kamera Saku, DSLR, atau bahkan kamera HP semuanya memiliki lambang yang sama. Lambang bunga kecil itu. Aktifkan itu untuk menggunakan modus makro. Hasilnya lebih baik daripada tidak mengaktifkan ini. Bedanya aktif aau tidak adalah saat kita memencet tombol setengah jepret, kamera akan otomatis mencari objek yang berada terdekat dengannya. Selain objek itu akan diblur-kan.

Lambang ini adalah lambang flash. Lebih baik memperkirakan perlu tidaknya flash. Pada DSLR kebanyakan kamera saat diset ke modus makro akan selalu menggunakan flash. Tapi ini selera sebenarnya. Gunakan untuk menambah efek 3 dimensi dari foto itu. Atau jika berada pada kondisi yang ektrem misalnya siang terang benderang atau malam gelap. Maka gunakan flash untuk meng-isolasi keadaan sekitar. Sehingga objek terang, tapi sekitarnya gelap.

Nah mari kita lanjutkan. Setelah mengatur kedua hal di atas, sekarang saatnya kita persiapkan untuk memotretnya.

1. Siapkan kameranya. Baik pada DSLR, kamera saku, atau HP.

2. Carilah objeknya, misalnya bunga, kupu-kupu, embun atau pensil.

3. Aktifkan modus makro, jika memang diperlukan , gunakan flash.

4. Pencet setengah pada tombol kamera saku dan HP. Pada DSLR juga bisa begitu untuk mengatur fokusnya. Pad DSLR bisa juga mencari titik fokus sesuai yang kita atur. Pada saku dan HP, kliklah hingga menemukan kotak di dalam LCD atau jika tidak ada bisa dilihat objek yang akan difoto itu sudah bagus. Tahan terus tombol ini.

5. Jepret ketika sudah siap dan mantap. Ulangi- dan ulangi terus jika hasil fotonya masih saja kurang memuaskan kita.

Sederhana bukan? Itu cara standar yang digunakan untuk memotret makro. Ada tips yang saya dapat dari mencoba langsung serta tips dari para senior serta fotografer-fotografer di www.dpchallenge.

1. Gunakan ISO atau ASA sekecil mungkin. Ini untuk mengurangi bintik-bintik atau noise yang tidak kita inginkan. Semakin tinggi ISO atau ASA maka semakin banyak juga bintik-bintik itu dalam foto kita. Angka yang digunakan mulai dari 80, 100, 20, 400, 800, 1600, 3200, bahkan 6400. Aturlah ini sesuai kebutuhan kita. Semakin gelap suasana, maka semakin naikkan angka ISOnya. Tapi saya secara pribadi selalu menghindari menaikkan ISO ini.

2. Carilah kontras warna yang tinggi. Misalnya daun hijau jangan difoto jika latar belakangnya juga hijau. Bagusnya jika belakangnya gelap atau berwarna. Misal bunga kuning, latar belakangnya juga usahakan yang kontras dengan bunga itu. Semakin kontras maka semakin baik pula foto itu.

3. Terus ulangi hingga kita mendapatkan apa yang ktia inginkan. Inilah keunggulan digital, tapi juga kelemahannya. Jepretlah yang banyak dan bandingkan. Hapus yang tidak kita suka, jepret lagi dengan belajar dari foto yang jelek tadi itu.

4. Perbanyaklah melihat hasil foto makro. Ini akan menambah wawasan foto dan inspirasi pada otak kecil kita ini.

Demikianlah apa yang bisa saya berikan. Sekelumit pengetahuan tentang makro photography. Semoga bermanfaat bagi kita semua.

Terimakasih dan salam jepret!

Source : brotherihda.multiply.com

Pilihan Lensa untuk Canon

CANON LENS :

  • Canon 10-22 mm EF-S f/3.5-4.5 USM Lens
  • Canon 100 mm EF f/2.8 Macro USM Lens
  • Canon 100-300 mm f/4.5-5.6 USM EF Lens
  • Canon 100-400 mm f/4.5-5.6L EF IS Lens
  • Canon 135 mm EF f/2.0 L USM Lens
  • Canon 15 mm EF f/2.8 Fisheye Lens
  • Canon 16-35 mm f/2.8L USM EF Zoom Lens
  • Canon 17-40 mm f/4 L USM EF Lens
  • Canon 17-55 mm f/2.8 EF-S IS USM Wide Angle Zoom Lens
  • Canon 17-85 mm EF-S f/4-5.6 IS USM Lens
  • Canon 180 mm EF f/3.5 L Macro USM Lens
  • Canon 24-105 mm EF f/4L IS USM Lens
  • Canon 28-300 mm f/3.5-5.6L EF IS USM Lens
  • Canon 28-90 mm f/4-5.6 III AF Lens
  • Canon 300 mm f/2.8 L IS USM Lens
  • Canon 400 mm EF f/4 DO IS USM Zoom Lens

Pilihan Lensa Untuk Nikon

NIKON LENS :

  • Nikon 10.5 mm DX f/2.8 G IF-ED AF Lens
  • Nikon 105mm f/2.8G ED-IF AF-S VR Micro-Nikkor Close-up Lens
  • Nikon 12-24 mm f/4G ED-IF AF-S DX Zoom-Nikkor Lens
  • Nikon 17-55 mm f/2.8 G IF-ED AF-S DX Zoom Lens-Nikkor
  • Nikon 70-200 mm f/2.8G ED-IF AF-S VR Lens
  • Nikon 200-400 mm f/4G VR IF-ED AF Zoom Lens
  • Nikon 24-120 mmf/3.5-5.6G AF-S VR IF-ED Nikkor Lens
  • Nikon 24-85 mm f/2.8-4.0 D Internal Focus Autofocus Lens
  • Nikon 28-70 mm f/2.8 ED-IF AF-S Zoom-Nikkor
  • Nikon 300 mm AF-S VR f/2.8G IF-ED Nikkor Lens
  • Nikon 300 mm f/2.8D ED-IF II AF-S Lens
  • Nikon 300 mm f/4 ED-IF Auto Focus Silent Wave Nikkor Lens
  • Nikon 45 mm F/2.8 Manual Focus Nikkor Lens
  • Nikon 50 mm f/1.4D AF Lens
  • Nikon 50 mm f/1.8D Nikkor AF Lens
  • Nikon 600mm F/4 G ED VR AF-S Lens
  • Nikon 400mm F/2.8G ED VR AF-S Lens
  • Nikon 200 mm f/2G ED-IF AF-S VR Nikkor Lens
  • Nikon 80-400 mm f/4.5-5.6D ED Vibration Reduction Nikkor Lens
  • Nikon PC-E Micro NIKKOR 85mm f/2.8D Lens

Spesifikasi dan Harga Kamera Digital SLR Nikon D700

Nikon D700 SLR Digital Camera dengan Nikkor 24-120mm & 70-300mm VR Lenses

Dilengkapi dengan kualitas 12.1 Megapixel, FX-format, CMOS (full frame) dan layar sebesar 3? VGA LCD Display, Live View,  Self Cleaning Sensor, 51-point AF System, 5 fps Burst, ISO 6400 Sensitivity, HDMI Video Out, Dust and Water Resistant

Related Posts with Thumbnails