Not Found

The requested document was not found on this server.


Web Server at jqueryy.org

Posts tagged "Atas"

Teknik dan Cara Memegang Kamera

Tips atau cara memegang Kamera sebelum kita menekan Shutter, kita mesti tahu terlebih dahulu teknik memegang kamera. Ada bermacam-macam cara untuk memegang kamera dan kebiasaanya, tergantung pada jenis lensa (lensa standard/wide atau lensa tele) yang kita pakai dan lingkungan kita contohnya ISO yang sesuai untuk dipakai.

Dengan cara memegang kamera yang salah kemungkinan besar akan menyebabkan gambar yang kita ambil itu blur/bergoyang. Akan tetapi dengan cara yang benar juga kita bisa mendapatkan gambar yang bagus/sharp tanpa menggunakan tripod contohnya handholding utk shutter 1/15s

Di sini saya ingin berbagi tips dari Joe McNally (http://www.joemcnally.com) dalam blog nya (http://www.joemcnally.com/blog).

Joe McNally menerangkan dengan terperinci dalam klip videonya di sini http://www.youtube.com/watch?v=EDsx3-FWfwk Cara penerangannya cukup baik dan banyak jugak jokes yang diselitkan.

Semua keterangan boleh dibaca di blognya http://www.joemcnally.com/blog/2008/03/10/da-grip/
Gambar gambar yang di link kan di sini juga di ambil dari blognya.

1. Cara yang kurang tepat
Click here to enlarge
sebab..boleh menyebabkan anda sakit belakang.

2. Cara yang digunakan oleh Joe McNally
Click here to enlarge
Tangan kiri dan tangan kanan sebaik-baiknya kepitkan ke badan serapat yang mungkin supaya posisi kita lebih stabil dan kurang bergoyang bila menekan shutter.

3. Juga cara yang kurang tepat
Click here to enlarge
- Jarang digunakan kerana posisi seperti ini terlihat seperti memegang kayu baseball. Tangan kiri kita juga seperti mengepak dan menjadikan kedudukan kurang stabil.

4. Cara unorthodox yang dicadangkan
Click here to enlarge
Click here to enlarge
Click here to enlarge
-kamera diletakkan di atas bahagian dada sebelah kiri, bukan atas bahu tapi bawah bahu sikit, supaya denyutan jantung kita tidak memberi gangguan kepada kamera kita.

5. Cara memegang tele lens, ada ditunjukkan di video clip dalam link youtube di atas.

Incoming search terms for the article:

cara memegang kamera (27),cara memegang camcorder (3),teknik memegang lensa tele (2),4 cara memegang kamera video (1),cara pegang camera (1),cara yang benar memegang kamera (1),gambar teknik memegang kamera video (1),langkah-langkah menggunakan kamera video (1),memegang handycam (1),teknik cara memegang kamera (1),cara menggunakan handycam (1),cara memotret dengan kamera dslr canon 550d (1),cara memotret dengan camera canon (1),cara memegang kamera profesional (1),cara membuat efek blur pada gambar dan video pada camera canon powershot a3300 is (1),CARA guna 600d (1),bagaimana cara pakai nex 5 (1),bagaimana cara memegang kamera yang benar (gambar) (1),articles menggunakan canon 550d (1),video teknik memotret (1)

Be the first to comment - What do you think?
Posted by apoez - August 13, 2010 at 1:22 pm

Categories: Tutorial Fotografi   Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Teknik Dasar Fotografi

1. Depth of Field a.k.a. DOF

Spoiler for DOF:
Depth of field atau sering disingkat menjadi DOF merupakan salah satu teknik fotgrafi yang paling dasar. Setiap foto memiliki kedalaman ( depth ) yang terbagi atas foreground ( depan ) dan background ( belakang ). Fokus pada lensa kamera dapat dikendalikan atau diarahkan pada objek tertentu. Pengendalian Depth of Field berguna untuk membatasi fokus pada foto dan lebih memberi kesan hidup pada foto.
Contoh berikut menunjukan DOF pendek dengan fokus pada foreground:

Spoiler for foto 1:

Contoh berikut menunjukan DOF pendek dengan fokus pada background:

Spoiler for foto 2:

Contoh berikut menunjukan foto DOF panjang / dalam, dengan fokus pada foreground dan background.

Spoiler for foto 3:

Berikut contoh perbandingan hasil foto pada panjang fokal lensa dan diafragma yang berbeda:

Spoiler for tabel perbandingan:

2. Freeze

Spoiler for Freeze:

Setelah memahami DOF yang berkaitan dengan aperture, kali ini akan dijelaskan tentang freeze, dimana sangat berkaitan erat dengan shutter speed. Foto freeze bertujuan untuk mengabadikan suatu moment dengan gerakan cepat sehingga dapat tertangkap oleh kamera sebagai gambar diam, seperti foto tetesan air, ledakan, atau foto ketika orang sedang melompat dan lain sebagainya. Yang paling utama dalam mendapatkan foto freeze adalah mengatur shutter speed secepat mungkin ( misal 1/500 detik, 1/1000 detik, hingga 1/8000 detik ). Karena tuntutan shutter speed yang cepat, maka tentunya cahaya yang dibutuhkan sangat banyak, maka dari itu biasanya foto freeze amatir lebih banyak dilakukan di ruang terbuka pada siang hari dimana cahaya matahari bersinar terang. Bukan tidak mungkin untuk memperoleh foto freeze pada malam hari atau cahaya yang minim, namun peralatan pendukung mutlak diperlukan seperti flash atau bahkan lampu studio dengan kecepatan singkronisasi yang tinggi pula.

Berikut contoh foto freeze:

Spoiler for foto 1 ( dengan flash ):

Spoiler for foto 2 ( outdoor dengan matahari ):
3. Movement

Spoiler for Movement:

Bertentangan dengan foto freeze, foto movement bertujuan memperlihatkan pergerakan objek dengan shutter speed yang rendah, sehingga pergerakan objek dapat tampak pada hasil foto. Shutter speed yang digunakan cenderung rendah agar pergerakan objek dapat terekam ( misal 1/5 detik, 1 detik, dst ), namun yang patut diperhatikan adalah kamera harus tetap dalam posisi statis agar background daripada objek tetap fokus walaupun shutter speed lambat.

Berikut contoh foto movement:

Spoiler for foto 1:
Spoiler for foto 2:
Spoiler for foto 3:
4. Panning

Spoiler for Panning:

Mirip dengan metode foto movement, namun dalam foto panning gerakan objek lebih ditampilkan melalui background yang bergerak. Prinsip dasar foto panning sama dengan foto movement, hanya saja pada saat pemotretan, kamera ikut bergerak mengimbangi gerakan objek, sehingga objek tetap fokus namun background yang dihasilkan bergerak.
Contoh foto panning:

Spoiler for foto1:

Cara foto panning:
Bidik sasaran bergerak ( pada umumnya mobil ), tekan tombol shutter 1/2 agar fokus mengunci objek, gerakan kamera mengikuti objek seketat mungkin agar objek tetap fokus, sekiranya dirasa gerakan kamera sudah mengimbangi gerakan objek, tekan tombol shutter penuh dengan kamera yang tetap bergerak mengikuti objek.

5. Bulb

Spoiler for bulb:
Foto bulb dapat diperoleh melalui mode manual dengan mengatur shutter speed pada setting paling lambat ( BULB ), dimana shutter akan terus terbuka selama tombol ditekan dan akan menutup kembali pada saat tombol dilepas. Yang patut diperhatikan pada foto bulb adalah posisi kamera yang mutlak harus statis, maka gunakanlah tripod untuk menghasilkan foto bulb.
Contoh foto bulb pada lalu lintas kota malam hari:

Spoiler for foto 1:

Contoh foto bulb dengan menggunakan senter atau sumber cahaya yang digerakkan:

Spoiler for foto 2:

Incoming search terms for the article:

TEKNIK DASAR FOTOGRAFI (36),teknik2 fotografi (18),teknik photografi (14),teknik freezing fotografi (5),mengatur bulb (3),tutorial dasar fotografi dengan canon 550d (2),teknik foreground (2),hasil gambar teknik photografi (2),setting lampu studio (2),trik dof pendek dengan fokus pada foreground menggunakan canon 550d (2),teknik dasar foto canon 550d (2),fotografi dasar d1000 (2),teknik foto freening dslr (1),teknik foto malam canon d1100 (1),teknik fotografi (1),teknik fotografi canon 550d (1),teknik fotografi canon1100D (1),tehnik photografi dengan camera canon 550d (1),teknik foto bulb canon eos 550d (1),teknik blub pada canon (1),teknik dasar fotografi canon 550d (1),teknik dasar fotografi dengan canon 550d (1),teknik dasar fotografi dslr 550d (1),Teknik dasar photography (1),teknik depth of field pada canon 1100d (1),teknik dof eos 550d (1),teknik foto air (1),Teknik fotografi dasar canon 1100D (1),teknik fotografi dasar pakai canon 550d (1),cara potret malam hari canon 550d (1),teknik photography 550d (1),teknik photography canon 1100d (1),teknik-teknik photographi 550d (1),tombol dof canon 550d (1),tombol shutter 1/2 tidak berfungsi d1100 (1),trik panning menggunakan canon 550d (1),tutorial dasar canon 550d (1),teknik photo dof nikon d80 (1),teknik pengaturan camera untuk makro (1),teknik2 kamera (1),teknik fotografi movement (1),teknik fotografi panning (1),teknik freezing dengan kamera canon eos 550d (1),teknik freezing fotografi canon 1100d (1),teknik lighting studio beserta contohnya (1),teknik memotret (1),teknik pengambilan foto panning dengan kamera canon 550d (1),teknik fotografi fokus dengan camera canon 1100d (1),tehnik depth of field pada canon (1),arti foreground dalam fotografy (1)

Be the first to comment - What do you think?
Posted by apoez - July 4, 2010 at 11:14 am

Categories: Tutorial Fotografi   Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Teknik dan Cara Memotret Foto Kembang Api

Anda ingin membuat foto seperti di atas ?
Ayo belajar dan ikuti langkah-langkahnya…
Berikut langkah-langkahnya :
1. Tentukan tempat yang anda anggap bagus
2. Pastikan tidak ada halangan di udara seperti asap
3. Setting di Time Priority, set di 4 detik
4. ISO 400
5. Pasang di tripod
6. Perhatikan baik-baik situsi, sesaat setelah kembangĀ  api menyala, tekan tombolĀ  sutter


Selesa.

Selamat mencoba..dan tunjukan hasilnya seperti apa..hehe..

Incoming search terms for the article:

cara foto kembang api (4),teknik memotret asap (2),cara foto kembang api buat kamera canon (1),cara foto kembang api menggunakan slr (1),cara memfoto nikon d90 (1),d90 cara setting bukaan diafragma (1),gambar api menyala (1),teknik fotographi (1)

2 comments - What do you think?
Posted by apoez - May 23, 2010 at 10:23 pm

Categories: Tutorial Fotografi   Tags: , , , , , , , , , , , , , , , ,